Ridwan, Muhammad (2024) STUDI KOMPARATIF DALAM PEMBAGIAN HARTA WARISAN TERHADAP KEMATIAN MASSAL ANTARA MADZHAB SYAFI’I DAN MADZHAB HANBALI. Undergraduate thesis, Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah.
SKRIPSI RIDWAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Permasalahan hukum kewarisan dalam Islam yang mengandung kontroversi adalah masalah kematian massal. Masalah ini terjadi, apabila meninggalnya 2 orang atau lebih dalam suatu kelompok keluarga atau kerabat dan mereka tergolong atau termasuk dalam golongan yang dapat menerima warisan. adapun kematian massal yang dilami mereka itu disebabkan oleh beberapa sebab seperti:1)Bencana alam seperti gempa bumi, gunung meletus, tsunami, dan yang lainnya.2)Wabah penyakit seperti covid-19, flu burung, dan yang lainnya.3)Kecelakan transportasi seperti jatuhnya pesawat, tenggelamnya kapal, dan yang lainnya.)Peperangan/pertikaian baik antar suku atau negara. dari sebab-sebab yang diatas mengakibatkan korban jiwa yang cukup banyak lalu menimbulakan beberapa keadan yang membuat perbedaan pendapat antara mazhab syafi’i dan hanbali dalam hukum pembagian harta warisan kepada ahli waris. Adapun keadaan tersebut ialah apabila mayit pertama , kedua, dan seterusnya tidak di ketahui secara pasti urutan kematiannya.
Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian pustaka (library research), yaitu jenis penelitian yang menampilkan argumentasi penalaran keilmuan dari hasil kajian pustaka dan hasil olah pikir peneliti mengenai suatu masalah atau topik kajian. Jenis penelitian ini harus didukung oleh data yang diperoleh dari sumber pustaka yang dapat berupa jurnal penelitian, skripsi, laporan penelitian, buku teks, makalah, laporan seminar, diskusi ilmiah, atau terbitan-terbitan resmi pemerintah dan lembaga-lembaga lain. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif yaitu untuk mengkaji studi komparatif Madzhab Imam Syafi’i dan Madzhab Imam Hanbali dalam pembagian harta warisan terhadap kematian massal. Sumber data yang digunakan yaitu dari Madzhab Syafi’i Kitab Fiqih Minhaji karangan Doktor Mustofa Al Khin, Kitab Nihayatul Muhtaj karangan Syamsudin Muhammad ar Romli, Kitab Mughni Al Muhtaj Karangan Imam Khotib Asy Syirbini, dan dari Madzhab Hambali Kitab Al Adzbul Faid karangan Syeikh Ibrahim bin Abdullah Al Hanbali, Kitab Al Wajiz karangan Imam Husein Bin Yusuf Bin Abi As Sari Ad Dujaili, Kitab Al Iqna’ karangan Imam Musa Al Hujawi, Kitab Ar Raid Fi Ilmil Faraidi karangan Dr. Muhammad Al iedul Khotowi.
Di sini penulis menemukan bahwa dalam Madzhab Imam Syafi’i dan Madzhab Imam Hanbali terdapat perbedaan dan persamaan pendapat dalam pembagian harta warisan terhadap kematian massal.1) Madzhab sayfi’i dan madzhab hanbali sepakat apabila dua orang atau lebih (bisa saling mewarisi) meninggal dunia dalam satu waktu yang bersamaan mereka di hukumi tidak bisa saling mewarisi satu sama lain.2) Dua orang atau lebih (bisa saling mewarisi) meninggal bersamaan tapi tidak tau mana yang meninggal lebih dahulu atau mereka tau mana yang meninggal lebih dahulu kemudian lupa atau mereka tidak diketahui meninggal secara bersamaan dan juga tidak diketahui mana yang meninggal lebih dahulu maka dengan keadaan tersebut madzhab hanbali menghukumi bahwasannya mereka si mayit bisa saling mewarisi satu sama lain dengan syarat dari harta warisannya sendiri bukan dari harta yang ia dapat dari suadranya. Sedangkan menurut madzhab syafi’i keadaan tersebut di hukumi bahwasanya mereka si mayit tidak boisa saling mewarisi satu sama lain langsung diberikan kepada para ahli waris masing-masing yang masih hidup.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Madzhab, Harta Warisan, Kematian Massal, Komparatif |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology > BV1460 Religious Education |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) |
| Depositing User: | Muhamad Abdul Muid |
| Date Deposited: | 26 Nov 2025 09:46 |
| Last Modified: | 26 Nov 2025 09:46 |
| URI: | https://repository.uiidalwa.ac.id/id/eprint/12 |
